Skip to main content

VOTE Dan Kirim The Emak ke New Zealand!

I vote for @travelingprecil #NZFoto @JPlusSunday bit.ly/teamBigA 


I vote for @travelingprecil #NZFoto @JPlusSunday bit.ly/teamLittleA 
Saya kaget campur senang ketika foto saya terpilih jadi finalis lomba #NZFoto yang diadakan JPlusSunday (Jakarta Post). Tambah kaget lagi ketika tahu, yang masuk jadi finalis tidak hanya satu foto, tapi dua! Satu foto Si Kakak, #BigA yang sedang berkuda di padang bunga liar, satunya lagi foto Si Adik, #LittleA yang sedang berlarian di jetty Glenorchy. Dua foto tersebut memang momen terindah kami ketika mengunjungi New Zealand tahun 2011 silam.

Landscape New Zealand yang benar-benar indah memang ngangeni, membuat saya terbayang-bayang kapan bisa kembali ke sana.

Kalian bisa bantu mengirim The Emak ke New Zealand. Pemenang lomba ini adalah finalis yang fotonya paling banyak mendapat 'vote'. Cara 'vote' dengan akun twitter seperti ini:

1. Follow akun @JPlusSunday
2. Vote foto favorit: 
#teamBigA twitkan --> "I vote for @travelingprecil #NZFoto @JPlusSunday bit.ly/teamBigA"
#teamLittleA twitkan --> "I vote for @travelingprecil #NZFoto 
@JPlusSunday bit.ly/teamLittleA "

Yang tidak punya akun twitter, tolong bantu dengan doa :)

Matursuwun sanget. Terimakasih banyak. Thank you very much. Muchas gracias. Merci beaucoup.


~ The Emak



Comments

Popular posts from this blog

7 Tip Mengumpulkan Receh Untuk Resolusi Piknik

Hello 2017... Apa resolusi piknik kamu tahun ini? Kalau The Emak sih nggak muluk-muluk karena resolusi tahun lalu banyak gagalnya, hiks. Tapi ketolong sama pengalaman traveling di akhir tahun yang tak disangka-sangka: cruising! Tahun ini keluarga precils insyaallah akan ke KL dan Malaka (dapat tiket 0 rupiah AA dari tahun lalu) dan LOB Komodo (amin YRA). Udah itu doang? Enggak sih, nanti ditambah staycation sana-sini dan weekend mini trip entah nyangkut di mana, hahaha. Trus The Emak juga punya keinginan terpendam untuk #ngopibarengnicsap2017 karena kan destinasi nggak melulu tempat, bisa juga orang. Nah, yang lebih pentin g dari sekadar resolusi piknik adalah bagaimana cara untuk mewujudkannya.Traveling pasti perlu modal dong. Kabar baiknya, nggak semua biaya tra veling harus dibayar dengan uang. Bisa juga dibayar pakai miles untuk tiket pesawat , pakai kredit poin unt uk penginapan, dan pakai doa kalau pengen menang kuis ;) Emak yang baik hati dan tidak sombong ini akan berbagi tip...

[Penginapan] Hotel Parkview St Kilda, Melbourne

Pemandangan dari jendela kamar hotel Hotel di daerah St Kilda ini cukup nyaman untuk melepas penat setelah semalaman tergoncang ombak di kapal dan seharian menerobos macetnya Melbourne. Setelah menyeberang dari Tasmania , kami punya waktu 24 jam di Melbourne sebelum melanjutkan perjalanan liburan musim panas ke Queenstown , Selandia Baru. Untuk penginapan kali ini saya sengaja memilih hotel yang resepsionisnya buka 24 jam karena kami harus cek out pagi-pagi mengejar pesawat ke New Zealand. Saya memilih menginap di daerah St Kilda karena ingin membawa The Precils mengunjungi Luna Park. Lagipula, kami sudah pernah menginap di apartemen tengah kota dan jalan-jalan di pusat kota Melbourne . Daerah St Kilda ini bisa menjadi alternatif menginap untuk yang ingin lebih dekat dengan kawasan pantai di Melbourne. Pilihan jatuh pada Parkview Hotel di St Kilda Rd . Tarif per malamnya AU$ 179 untuk 2 dewasa dan 2 anak-anak, tidak termasuk makan pagi. Untuk parkir mobil seharian, kami dikenakan ta...

Ultimate Experience at Kangaroo Island

Pagi yang menakjubkan di Napean Bay, Kangaroo Island Kangaroo Island, pulau di barat daya Adelaide ini dijuluki a zoo without wall -kebun binatang tanpa pagar. Di pulau ini, bukan kami yang harus 'mengunjungi' hewan-hewan khas Australia, tapi mereka yang 'menyapa' dan menghampiri kami. Kami menyeberang ke Kangaroo Island (KI) dari dermaga Cape Jervis , sekitar dua jam dari Adelaide ke arah selatan. Hanya ada satu layanan feri di sini, dioperasikan oleh Sea Link . Tarif feri yang tidak disubsidi oleh pemerintah memang memberatkan. Bahkan penduduk lokal juga mengeluhkan tarif feri yang mahal ini. Tiket pulang pergi untuk kami berempat (2 dewasa 2 anak) plus satu campervan harganya AUD 424. Semahal tiket pesawat ke luar kota! Tapi gakpapa lah kalau dianggap membeli pengalaman sekali seumur hidup. Tadinya kami ragu-ragu memasukkan Kangaroo Island ke dalam itinerary . Salah satu alasannya karena mahalnya tiket feri tadi. Alasan lain karena ketatnya jadwal kami. Kalau cuma ...